Jumat, 18 April 2014

CARA KERAMAS YANG SALAH

Rambut Anda Bisa Rusak Karena Cara Keramas yang Salah




Vemale.com - Berbagai macam shampo sudah Anda coba, tapi masalah rambut Anda belum juga terselesaikan. Jangan-jangan rambut Anda rusak itu karena cara keramas Anda yang salah? Berikut ini sejumlah tips yang dilansir dari hair.allwomenstalk.com yang bisa Anda ikuti agar bisa mendapat rambut sehat dengan cara keramas yang tepat.

Sisir Rambut Sebelum Keramas
Meskipun belum ada bukti ilmiah bahwa menyisir rambut sebelum mandi atau keramas bisa mengurangi masalah rambut Anda, tetapi setidaknya rambut Anda akan lebih halus dan lembut, jadi lebih mudah untuk dikeramasi. 

Keramas Dua Kali
Jika Anda merasa rambut Anda belum benar-benar bersih setelah keramas, Anda bisa mencoba keramas dua kali. Setelah keramas satu kali, Anda bisa membasuh rambut Anda, lalu keramasi rambut Anda untuk kedua kalinya.

Awali dengan Air Hangat
Basuh rambut dan kepala Anda dengan air hangat agar kutikula rambut Anda terbuka. Baru gunakan shampo, lalu basuh dengan air dingin.

Basuh dengan Air Dingin
Membilas rambut dengan air dingin akan menutup kutikula rambut Anda. Dengan begitu kandungan shampo atau kondisioner bisa terserap dengan baik oleh rambut Anda. 

Peras Rambut Sebelum Menggunakan Kondisioner
Jika menggunakan kondisioner dengan keadaan rambut yang masih terlalu basah, kandungan dalam kondisioner akan tercampur dengan banyak air. Akibatnya, kandungan kondisioner bisa terbuang dan tidak bisa berfungsi dengan baik.

Jangan Gunakan Kondisioner untuk Kulit Kepala
Tahukah Anda bahwa kulit kepala Anda memproduksi minyak alami? Jadi, Anda tak perlu menggunakan kondisioner untuk kulit kepala Anda. Cukup gunakan kondisioner dari bagian tengah rambut Anda hingga ujung rambut.

Diamkan 2 Menit Setelah Menggunakan Kondisioner
Setelah Anda memakai kondisioner, diamkan dulu setidaknya dua menit. Dengan begitu, kondisioner akan lebih meresap dan hasilnya akan lebih maksimal. 

KEBIASAAN BURUK PENYEBAB RAMBUT RONTOK

6 Kebiasaan Buruk Yang Menyebabkan Rambut Rontok


Vemale.com - Rambut tebal dan indah tentu idaman bagi semua orang khususnya wanita. Merawat rambut memang susah-susah gampang ladies, tapi kalau ingin tampil cantik tetap harus rajin merawatnya. Perawatan yang rutin sangat baik untuk menjaga rambut agar tetap sehat dan terawat. Namun perawatan yang Anda lakukan terkadang menjadi salah satu faktor penyebab kerontokan pada rambut Anda.
Seperti Yang dilansir Oleh geniusbeauty.cominilah beberapa kebiasaan yang menyebabkan kerontokan pada rambut Anda.

Membungkus Rambut Dengan Handuk
Setiap habis keramas tidak jarang Anda akan membungkus rambut Anda dengan handuk untuk membiarkannya kering. Tapi tahukah Anda? kebiasaan yang seperti ini tidak baik untuk kesehatan rambut, hal ini akan menyebabkan kerontokan pada rambut Anda. Untuk menghindarinya biarkan rambut Anda kering dengan sendirinya dan sisirlah rambut secara halus ketika kering.

Menggosok Rambut Terlalu Kasar
Tidak jarang untuk mengeringkan rambut, Anda akan menggosok rambut Anda dengan handuk secara kasar. Hal ini tidak baik Anda lakukan. Hal inilah yang memicu kerontokan serta rambut bercabang. So, keringkan rambut dengan cara yang benar ya ladies.

Pemakaian Produk hair styling Pada Rambut
Pemakain produk hairstyling pada rambut juga tidak terlalu bagus. Jika Anda terlalu sering memakainya rambut Anda akan menjadi sulit untuk disisir. Inilah yang akan meningkatkan kerapuhan pada rambut Anda.

Menggunakan Alat-alat Penataan Rambut
Menggunakan pelurus rambut atau alat untuk mengeriting rambut terlalu sering sangat berbahaya untuk rambut Anda. Hal ini akan membuat rambut Anda menjadi stres dan mudah rontok. Gunakan pelurus atau alat-alat penataan rambut sewajarnya saja. Agar rambut Anda tetap sehat dan tidak rapuh.
Bagaimana ladies mudah kan merawat rambut rontok?

SUMBER : http://www.vemale.com/body-and-mind/cantik/49416-6-kebiasaan-buruk-yang-menyebabkan-rambut-rontok.html

Senin, 14 April 2014

CARA MENCERAHKAN WAJAH


CARA MENCERAHKAN WAJAH KUSAM DAN BERMINYAK

Artikel ini akan membahas permasalahan pada kulit wajah, khususnya membahas masalah kulit yang terlihat kusam. Mulai dari definisi/pengertian kulit kusam, beberapa penyebab kulit kusam, serta tips atau cara mencerahkan wajah yang terlihat kusam secara cepat dan alami.


10 Cara Mencerahkan Wajah Kusam

Percaya atau tidak, memiliki kulit wajah yang kusam dapat memperburuk penampilan kita. Akibatnya kitapun akan merasa minder atau tidak merasa percaya diri dalam bergaul atau tampil dihadapan banyak orang. Lalu, hal apa sajakah yang dapat menjadi menyebabkan kulit menjadi kusam? 

Ø Penyebab kulit kusam
Pada dasarnya tubuh manusia sudah mempunyai mekanisme regenrasi terhadap kulit, dengan kata lain tubuh kita mampu mengembalikan kulit kusam kita menjadi segar dan indah kembali, biasanya proses tersebut berlangsung selama 18 hari. Namun seiring bertambahnya usia, maka kemampuan sel-sel kulit kitapun akan menurun. Sehingga lama kelamaan proses regenerasi pada kulit kita pun menjadi lebih lambat. Sehingga akan muncul proses pengkriput diwajah kita.
Namun selain hal tersebutm masih ada lagi hal yang dapat menyebabkan kulit kusam diantaranya yaitu :



1.  Faktor Genetik (Keturunan).
Yang dimaksud dengan faktor genetik yaitu Faktor bawaan atau turunan dari kedua orangtuanya. Maksudnya begini, jika ayah atau ibu anda memiliki (maaf) kulit yang kusam atau berminyak, maka ada kemungkinan bahwa anda sebagai anaknyapun akan memiliki jenis kulit wajah yang sama.

2.  Pola Hidup.
Pola hidup yang baik tentu akan berdampak positif terhadap kesehatan, begitupun sebaliknya, pola hidup yang buruk atau tidak teratur maka akan berdampak buruk pula pada kesehatan kita. Misalnya, jarang berolahraga, mandi tidak teratur, tidur tidak teratur, dll.

3.  Pola Makan.
Terlalu banyak memakan-makanan yang mengandung banyak lemak seperti, junkfood (makanan yang kurang gizi), gorengan, makanan yang mengandung banyak santan dan kurangnya mengkonsumsi asupan atau vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.

4.  Faktor Lingkungan.
Jika kita terbiasa berada ditempat-tempat yang kumuh dan tidak sehat maka tidak bisa dipungkiri bahwa debu-debu yang ada dilingkungan tersebut juga dapat menyebabkan kulit kita menjadi tidak sehat, karena debu dapat menempel di kulit yang berminyak, sehingga pori-pori kulit kita akan tersumbat dan menyebabkan jerawat.

5.  Kurang tepat dalam memilih produk kosmetik.
Nah, kulit kusam juga bisa disebabkan oleh penggunaan kosmetik yang kurang tepat,sehingga tidak cocok untuk kulit kita dan akibatnya kulit kita pun menjadi kusam.

6.  Tidur tidak teratur.
Terlalu sering tidur terlalu larut malam (begadang), juga akan menyebabkan kulit terlihat pucat dan kusam, karena darah menjadi berkurang, maka dari itu, kurangi tidur terlalu malam.

7.  Kurang mengkonsumsi air putih
Kurang mengkonsumsi air putih dapat menjadikan anda dehidrasi dan menebabkan kulit menjadi kusam.


SUMBER : http://inkesehatan.blogspot.com/2013/08/10-cara-mencerahkan-wajah-kusam-dan.html

OBLIGASI

OBLIGASI

Obligasi adalah "Suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran". Ketentuan lain dapat juga dicantumkan dalam obligasi tersebut seperti misalnya identitas pemegang obligasi, pembatasan-pembatasan atas tindakan hukum yang dilakukan oleh penerbit. Obligasi pada umumnya diterbitkan untuk suatu jangka waktu tetap di atas 10 tahun. Misalnya saja pada Obligasi pemerintah Amerika yang disebut "U.S. Treasury securities" diterbitkan untuk masa jatuh tempo 10 tahun atau lebih. Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10 tahun disebut "surat utang" dan utang di bawah 1 tahun disebut "Surat Perbendaharaan. Di Indonesia, Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10 tahun yang diterbitkan oleh pemerintah disebut Surat Utang Negara (SUN) dan utang di bawah 1 tahun yang diterbitkan pemerintah disebut Surat Perbendaharan Negara (SPN).
Obligasi secara ringkasnya adalah merupakan utang tetapi dalam bentuk sekuriti. "Penerbit" obligasi adalah merupakan sipeminjam atau debitur, sedangkan "pemegang" obligasi adalah merupakan pemberi pinjaman atau kreditur dan "kupon" obligasi adalah bunga pinjaman yang harus dibayar oleh debitur kepada kreditur. Dengan penerbitan obligasi ini maka dimungkinkan bagi penerbit obligasi guna memperoleh pembiayaan investasi jangka panjangnya dengan sumber dana dari luar perusahaan.
Pada beberapa negara, istilah "obligasi" dan "surat utang" dipergunakan tergantung pada jangka waktu jatuh temponya. Pelaku pasar biasanya menggunakan istilah obligasi untuk penerbitan surat utang dalam jumlah besar yang ditawarkan secara luas kepada publik dan istilah "surat utang" digunakan bagi penerbitan surat utang dalam skala kecil yang biasanya ditawarkan kepada sejmlah kecil investor. Tidak ada pembatasan yang jelas atas penggunaan istilah ini. Ada juga dikenal istilah "surat perbendaharaan" yang digunakan bagi sekuriti berpenghasilan tetap dengan masa jatuh tempo 3 tahun atau kurang . Obligasi memiliki risiko yang tertinggi dibandingkan dengan "surat utang" yang memiliki risiko menengah dan "surat perbendaharaan" yang memiliko risiko terendah yang mana dilihat dari sisi "durasi" surat utang dimana makin pendek durasinya memiliki risiko makin rendah.
Obligasi dan saham keduanya adalah merupakan instrumen keuangan yang disebut sekuriti namun bedanya adalah bahwa pemilik saham adalah merupakan bagian dari pemilik perusahan penerbit saham, sedangkan pemegang obligasi adalah semata merupakan pemberi pinjaman atau kreditur kepada penerbit obligasi. Obligasi juga biasanya memiliki suatu jangja waktu yang ditetapkan dimana setelah jangka waktu tersebut tiba maka obligasi dapat diuangkan sedangkan saham dapat dimiliki selamanya ( terkecuali pada obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris yang disebut gilts yang tidak memiliki jangka waktu jatuh tempo.


SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/Obligasi

Minggu, 06 April 2014

TIPS MEMERAHKAN BIBIR ALAMI


Cara Memerahkan Bibir Secara Alami Tanpa Lipstik


Mungkin tidak semua orang akan mempermasalahkan warna bibir mereka, terutama untuk kaum lelaki. Tapi tahukan anda, bibir yang merah merupakan salah satu syarat wajib yang harus dimiliki perempuan jika ia ingin terlihat lebih cantik. Bahkan tidak sedikit wanita yang memilih untuk menggunakan lipstik agar bibir mereka terlihat merah. Padahal kebanyakan laki-laki lebih menyukai bibir wanita yang merah alami, bukan merah karena pewarna hehe. 

Cara Memerahkan Bibir Secara Alami Tanpa Lipstik


Nah, bagaiamana dengan anda? apakah anda juga ingin memiliki bibir merah tanpa lipstik? caranya sangat mudah, anda hanya perlu melakukan beberapa langkah berikut ini :

1. Cara Memerahkan Bibir dengan Madu



Cara Memerahkan Bibir dengan MaduYup! betul sekali, cara yang pertama adalah dengan menggunakan madu. Bagaimana caranya? Untuk cara pemakaiannyapun sangat mudah, anda hanya perlu mengoleskan madu pada bibir anda hingga merata pada saat setiap sebelum tidur. Kemudian cuci kembali bibir anda setelah anda terbangun esok harinya.







2. Cara Memerahkan Bibir dengan Pasta Gigi

Cara Memerahkan Bibir dengan Pasta Gigi
Untuk tips yang kedua, anda dapat menggunakan pasta gigi sebagai obat yang ampuh untuk membuat bibir anda tampak merah alami. Caranya juga sama yaitu dengan mengoleskan pasta gigi pada bibir anda setiap kali sebelum anda tidur. Pasta gigi tersebut akan mengering di bibir anda, jadi anda harus membersihannya dengan air ketika anda bangun dari tidur esok harinya







3. Cara Memerahkan Bibir dengan Air Puith

Cara Memerahkan Bibir dengan Air Puith
Cara yang ketiga adalah cara yang paling simple dan pling aman, karena tanpa diniatkan untuk membuat bibir terlihat merah alami pun, kita sudah pasti minum air putih. Tujuan memperbanyak minum air putih yaitu untuk menjaga agar bibir anda tidak pecah-pecah dan akan menjadi lebih sehat.







Lakukan ketiga cara yang sudah saya sebutkan tadi diatas secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun semua cara diatas mempunyai kekurangan dan kelebihannya yaitu jika kita menggunakan cara yang pertama (dengan madu) effeknya akan lumayan cepat terlihat mungkin pada pemakaian 3-7 hari. Jika kita melakukan cara ke dua (dengan pasta gigi), effeknya yang ditimbulkan akan cenderung lebih cepat, namun akan cepat juga hilang. Dan jika kita menggunakan cara no tiga (dengan air putih), memang akan membutuhkan proses yang agak lama, tapi bibir merah kita pun akan terlihat lebih lama (awet).

SUMBER : http://inkesehatan.blogspot.com/2013/08/cara-memerahkan-bibir-secara-alami.html

MAKALAH PENULISAN DIRECT REQUEST


BAB I
PENDAHULUAN


1.1 LATAR BELAKANG
Seiring berjalannya waktu, setiap makhluk akan berubah. Sama halnya dengan kondisi manusia sebagai lakon utama dalam kehidupan ini. Manusia sebagai pelaku komunikasi terbesar di dunia ini.
Berbicara manusia dan kehidupan sosial yang di dalamnya terjadi proses komunikasi, maka seiring perubahan alam, komunikasi pun akan berubah. Berubah sesuai perkembangan zaman atau lebih popular dengan istilah kekontemporeran.
Perubahan-perubahan akan menuntut kita untuk mempelajari lebih intens mengenai perubahan itu sendiri. Hal tersebut dilakukan adalah agar kita lebih memahami mengenai hidup ini. Sama halnya dengan perubahan yng terjadi dalam komunikasi.
Sebagai insan komunikasi, penting kiranya kita mempelajari mengenai fenomena yang terjadi proses perubahan komunikasi dari dulu hingga saat ini. Tujuannya adalah agar terwujudnya komunikasi efektif. Maka dari itu penulisan direct request sangat penting untuk dibahas dalam makalah yang kami susun karena dengan terciptanya komunikasimaka akan terciptanya hubungan yang akrab antara komunikator dengan komunikan sehingga tujuan yang ingin dicapai bersama akan terwujud.

1.2  RUMUSAN MASALAH
1.    Apakah pengertian dari direct request?
2.    Bagaimana mengorganisasi direct request?
3.    Bagaimana membuat surat permintaan informasi?
4.    Bagaimana membuat surat direct request atas pengaduan/klaim?
5.    Bagaimana membuat surat undangan bisnis, surat pesanan dan surat permintaan kredit?


1.3  TUJUAN PENULISAN
1.    Untuk mengetahui pengertian direct request.
2.    Untuk mengetahui bagaimana mengorganisasi direct request.
3.    Untuk mengetahui bagaimana membuat surat permintaan informasi.
4.    Untuk mengetahui bagaiamana membuat surat direct request atas pengaduan/klaim.
5.    Untuk mengetahui bagaimana membuat surat undangan bisnis, surat pesanan dan surat permintaan kredit.

1.4  MANFAAT PENULISAN
1.    Memberikan suatu pemahaman yang mendalam terkait tentang penulisan direct request.
2.    Menambah wawasan  dan pengetahuan mengenai penulisan direct request.
3.    Sebagai dasar penyusun makalah.



BAB II
PEMBAHASAN


2.1    PENGERTIAN DIRECT REQUEST

Direct Request atau Permintaan Langsung sering diartikan sebagai permintaan barang dan jasa secara langsung yang dilakukan dengan tatap muka (face to face). Dalam konteks yang lebih luas, direct request dapat diartikan sebagai “Suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau organisasi kepada pihak lain untuk meminta berbagai informasi penting dengan segera dan dengan menggunakan berbagai media komunikasi yang ada, termasuk media elektronik.”
Sebagai contoh, suatu organisasi tertentu mengajukan permintaan informasi tentang produk baru kepada suatu organisasi lain dengan menggunakan media elektronik, seperti telepon, faksimile atau e-mail.
Ketika audiens mulai tertarik dengan apa yang disampaikan atau paling tidak mau bekerja sama dengan komunikator, maka pesan-pesan bisnis sebaiknya disampaikan melalui pendekatan langsung (direct request).

2.2    PENGORGANISASIAN DIRECT REQUEST

Bagaimana pengorganisasian direct request ? Pada bagian awal, sajikan permintaan atau ide-ide pokok (main idea) yang diikuti dengan fakta-fakta yang perlu secara rinci, yang selanjutnya diikuti dengan suatu pernyataan keramahan dari tindakan yang diinginkan. Para pengirim direct request dapat memulai dalam pendahuluan dengan memperkenalkan dirinya.
Cara yang baik untuk menyusun direct request adalah menyatakan apa yang diinginkan pada kalimat pertama, kemudian diikuti penjelasannya. Gunakanlah bahasa yang sopan dalam penulisan surat direct request. Contoh, “saya senang sekali ....” atau “saya sangat berterima kasih ....”.
Bagian pertengahan surat direct request biasanya menjelaskan permintaan yang sebenarnya, misalnya “saya ingin sekali memesan beberapa contoh buku referensi yang anda tawarkan pada bulan Januari 2005 yang lalu.
Pada bagian terakhir, nyatakan dengan jelas tindakan apa yang diinginkan, misalnya dimana audiens dapat mencari informasi atau produk, batas waktunya, dan sebagainya. Kemudian akhiri dengan suatu pernyataan yang ramah yang mengingatkan audiens akan pentingnya permintaan tersebut, misalnya, “jika buku-buku referensi terjual lancar, anda dapat memesan buku-buku tambahan dari Juwita bookstore”.

Ø  Organisasi direct request mencakup :

1.   Pembukaan.
Aturan umum untuk bagian pertama dari suatu direct request adalah menulis yang tidak sekedar dipahami, tetapi juga untuk menghindari kesalahpahaman. Sebagai contoh, jika kita meminta data sensus 2004 dari suatu lembaga pemerintah, ada kemungkinan orang yang menangani permintaan kita tersebut tidak tahu apakah yang kita inginkan adalah suatu rangkuman data yang satu atau dua halaman atau suatu laporan sensus yang rinci.
Oleh karena itu, pada kalimat permulaan kita harus menyatakan permintaan secara lebih khusus yang memungkinkan pembaca dengan mudah dapat memahami maksud isi surat tersebut.

2.   Penjelasan Rinci.
Agar penjelasan terhadap hasil perkembangan kata-kata pembuka lebih lancar, kita perlu membuat kalimat pertama dibagian pertengahan surat yang kita buat dengan berorientasi pada pemberian manfaat bagi pembaca.
Pendekatan lain yang dapat diterpakan untuk bagian pertengahan adalah membuat serangkaian pertanyaan, terutama jika permintaan kita menyangkut perlengkapan yang sangat kompleks. Seperti spesifikasi secara teknis, dimensi, dan kegunaan dari suatu produk.
Jika permintaan kita lebih dari satu jenis, kita sebaiknya membuat daftar dan memberi nomor secara berurutan. Ada 2 hal yang membuat permintaan kita dapat ditangani dengan segera: (1) buatlah pertanyaan yang langsung mengenai inti permintaannya, (2) hindari meminta informasi yang sebenarnya kita bisa memperoleh sendiri.

3.   Penutup.
Bagian penutup surat sebaiknya diisi dengan suatu permiantaan beberapa tanggapan khusus, lengkap dengan batas waktunya, dan ekspresi terhadap apresiasi atau pemberian goodwiil. Untuk mempermudah pembaca, cantumkan beberapa informasi penting seperti nomor telepon, jam kerja, dan petugas yang dapat dihubungi.

2.3    PERMINTAAN INFORMASI RUTIN

Bila kita ingin mengetahui tentang suatu hal, untuk memperoleh opini dari seseorang atau memberikan saran untuk melakukan suatu tindakan, kita biasanya perlu bertanya. Contoh, permintaan secara sederhana adalah menanyakan apa yang dapat anda kerjakan atau mengapa saya membuat permintaan.
Surat-surat permintaan secara rutin layak memperoleh perhatian. Dalam kebanyakan organisasi, memo dan surat-surat seperti itu dikirim ke ratusa  bahkan ribuan karyawan, konsumen, dan pemegang saham.
 Oleh karena itu, ketika menulis surat-surat permintaan rutin, kita harus menjaga maksud/tujuan menulis pesan dalam ingatan kita. Kita harus bertanya pada diri sendiri apa yang kita inginkan terhadap pembaca setelah mereka memahami pesan yang kita sampaikan.
Dalam membuat surat permintaan rutin perlu diperhatikan tiga pertanyaan berikut ini: (1) apa yang ingin diketahui, (2) mengapa hal tersebut perlu diketahui, (3) mengapa hal ini dapat membantu. Dalam kaitannya dengan direct request, permintaan dapat berasal dari dalam maupun luar organisasi bisnis.

Ø  Permintaan di dalam Organisasi.

Beberapa pesan permintaan dapat dibuat lebih permanen dalam bentuk tertulis, seperti memo. Memo dalam bentuk tertulis akan dapat menghemat waktu dan membantu audiens mengetahui secara tepat apa yang diinginkan. Pengiriman memo dapat dilakukan antara karyawan dengan karyawan, antara pimpinan dengan karyawan, antara pimpinan dengan supervisor atau antara supervisor dengan karyawan.
Bentuk ini dimulai dengan pernyataan yanjelas mengenai alasan penulisan, kemudian diikuti dengan penjelasan yang lebih mendalam dan diakhiri dengan tindakan yang dikehendaki.

Ø  Permintaan ke Luar Organisasi.

Sebagai seorang pelaku bisnis, tentunya kita perlu berkomunikasi dengan para pelanggan, pemasok dan perusahaan lain untuk berbagai keperluan bisnis yang akan digunakan untuk memperoleh informasi.
Disamping itu, kita bisa memberi respons terhadap iklan yang dipasang disuatu surat kabar. Dalam hal ini perlu kita perhatikan tiga hal, yaitu : (1) dimana kita membaca iklan tersebut (nama surat kabar, halaman, tanggal, hari, bulan, tahun, (2) jelaskan apa yang kita inginkan atau maksudkan, (3) cantumkan alamat kita yang jelas dan lengkap untuk balasan sirat kita tersebut.

2.4    MENULIS DIRECT REQUEST UNTUK PENGADUAN

Kapan saja merasa tidak puas terhadap produk, jasa atau kebijakan perusahaan, kita perlu mengadukan masalah atau keluhan yang kita hadapi kepada orang-orang yang sangat berkompeten sesegera mungkin.
Surat Pengaduan (claim letter) dan Surat Penyesuaian (Adjustment letter) yang berkaitan dengan ketidakpuasan konsumen terhadap suatu produk atau jasa, bagi kebanyakan orang adalah kata-kata yang kurang menyenangkan.
Kedua istilah tersebut penting artinya bagi manajer suatu organisasi perusahaan. Dengan kata lain, ia berkaitan erat dengan masalah kepuasaan pelanggan (customer satisfaction). Dalam surat direct request, kita mungkin dapat meminta salah satu dari berikut ini:
·        Pengembalian barang yang sudah dibeli (refund).
·        Meminta pengiriman barang yang baru sesuai yang dipesan.
·        Penggantian sebagian atau seluruh bagian yang rusak.
·        Perbaikan gratis.
·        Pengurangan harga kerna produknya ada yang cacat atau rusak.
·        Pembatalan atas suatu pesanan produk.
·        Pembutlan atas kelsalahan penagihan produk.
·        Koreksi atas kesalahan dalam nota pembayaran.
·        Penjelasan atas perubahan kebijakan atau prosedur.

Kebanyakan organisasi perusahaan yang progresif ingin mengetahui apakah kita merasa puas atau tidak puas terhadap produk atau jasa yang mereka berikan. Konsumen yang puas akan memberikan positif bagi suatu organisasi, sedangkan konsumen yang tidak puas akan berdampak negatif terhadap organisasi tersebut.

Ø  Dalam menulis surat pengaduan perlu diperhatikan beberapa hal ini :

1)   Jelaskan masalah yang kita hadapi secara rinci.
Uraikan dengan jelas dan rinci masalah atau keluhan yang kita rasakan, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami apa masalah sebenarnya.

2)   Lampirkan informasi pendukung, seperti faktur pembelian.
Untuk lebih memperkuat surat pengaduan, kita harus memberikan bukti-bukti atau dokumen-dokumen pendukung. Sehingga dapat memperkuat surat pengaduan yang kita buat

3)   Usahakan nada surat kita tidak marah atau emosional.
Dalam membuat surat pengaduan, coba usahakan untuk bersifat rasional dan tidak bersifat emosional.

4)   Permintaan tindakan khusus.
Dalam surat pengaduan yang kita buat, perlu dukemukakan apa harapan atau keinginan kita dikemudian hari terhadap adanya pengaduan tersebut. Jangan lupa cantumkan nama, alamat, dan nomor telepon secara lengkap.

2.5    SURAT UNDANGAN, PESANAN DAN RESERVASI

Pada umumnya pendekatan yang digunakan dalam menyusun surat undangan, pesanan dan reservasi adalah Pendekatan Langsung (dirrect approach).

1.    Surat Undangan.
Penulisan surat undangan biasanya menggunakan pendekatan langsung. Dalam hal ini, pendekatan langsung mencakup tiga komponen, yaitu:
·     Ide pokok (main idea).
·     Penjelasan rinci (explanations).
·     Penutup (close courtsey).

Ide pokok dalam pargraf pertama berisi undangan. Selanjutnya diikuti dengan penjelasan yang lebih rinci tentang ide pokok di awal surat tersebut. Berikutnya diakhiri dengan penutup yang berisi suatu harapan atau tindakan yang diinginkan dan ucapan terima kasih.

2.    Surat Pesanan dan Reservasi.
Surat pesanan paling tidak mencakup tiga komponen penting, yaitu:
·     Pernyataan rinci apa yang kita pesan.
·     Metode pengirimannya. 
·     Cara pembayarannya.

Kemukakan  secara jelas kuantitas/jumlah produk yang kita pesan, ukuran, warna, gaya (style), harga pembayaran, lokasi pemesan, tanggal pengiriman dan petunjuk khusus lainnya.

2.6    PERMINTAAN KREDIT

Bagaimana kita dapat memperoleh kredit? Secara sederhana ada dua tahap yang perlu kita perhatikan, yaitu :
1. Mengisi formulir yang telah disediakan oleh lembaga perkreditan yang ada.
2. Mengirimkan/melampirkan berbagai data pendukung penting yang diperlukan dalam proses memperoleh kredit tersebut.

Data pendukung ini mencakup: kartu tanda pengenal, laporan keuangan tahun terakhir, data pendukung lainnya, serta surat permohonan kredit (credit request).
Dalam surat permohonan kredit, disamping data pribadi kita, jenis usahanya dan jumlah besar kecilnya kredit yang diminta, juga harus didukung dengan berbagai dokumentasi penting dan prospek bisnis kita dimasa depan.
Hal ini penting bagi lembaga perkreditan untuk menilai kelayakan kita dalam memperoleh kredit, baik dilihat dari sisi besarnya kredit maupun jangka waktu pengembaliannya.

BAB III
PENUTUPAN


3.1    KESIMPULAN

              Berdasarkan hasil pembahasan makalah tentang “Penulisan Direct Request maka pada bab ini penulis akan mengemukakan beberapa kesimpulan berdasarkan hasil kajian pustaka dan teori yang telah dilakukan di dalam laporan ini.
Dari hasil pembahasan yang telah dilakukan diatas dapat ditarik kesimpulan :
·     Dalam pengorganisasian direct request mencakup tiga hal, yaitu: (1) Pembukaan, (2) Penjelasan Rinci, (3) Penutup.
·     Jika permintaan lebih dari dua jenis, sebaiknya membuat daftar terlebih dahulu dan memberikan nomer secara berurutan atau berdasarkan tingkat kepentingannya.
·     Dalam membuat surat permintaan rutin perlu diperhatikan tiga pertanyaan, yaitu: (1) apa yang ingin di ketahui, (2) mengapa hal tersebut perlu diketahui, (3) mengapa hal ini dapat membantu.
·     Pada umumnya pendekatan yang digunakan dalam menyusun surat undangan, pesanan dan reservasi adalah Pendekatan Langsung (dirrect approach).
·     Secara sederhana ada dua tahap yang perlu kita perhatikan, yaitu: (1) Mengisi formulir yang telah disediakan oleh lembaga perkreditan yang ada, (2) Mengirimkan/melampirkan berbagai data pendukung penting yang diperlukan dalam proses memperoleh kredit tersebut.